MMC

Mempawah Mangrove Conservation

Deskripsi Singkat Organisasi

Mempawah Mangrove Conservation (MMC) merupakan salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Mempawah yang sangat konsisten dan massive dalam melaksanakan kegiatan pelestarian ekosistem mangrove pada kawasan pesisir di Kabupaten Mempawah. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh MMC adalah contoh partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengendalian pemanfaatan ruang, terutama pada kawasan pesisir dan sempadan pantai.

Intensitas kegiatan pelestarian dan dukungan jaringan kerja yang cukup luas membuat MMC sangat dikenal secara luas oleh masyarakat dan banyak komunitas/penggiat lingkungan di Indonesia. MMC menjadi salahsatu Komunitas PETARUNG yang akan menjaga kelestarian mangrove dan kawasan sempadan pantai. Peran organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan ini perlu ditingkatkan agar keseimbangan antara pelaksanaan pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup dapat tercapai.

MMC terbentuk pada Tanggal 14 Desember 2011, organisasi ini lahir dari keprihatinan akan kondisi bentang pesisir Kabupaten Mempawah dengan potensi garis pantai sepanjang 89,224 km yang telah mengalami abrasi cukup serius pada beberapa lokasi. Adapun maksud dari pembentukan MMC adalah untuk memberikan wadah bagi masyarakat dalam usaha pelestarian lingkungan hidup pada wilayah pesisir terutama hutan mangrove, sekaligus pemanfaatan kawasan hutan mangrove sebagai lokasi edukasi lingkungan hidup dan usaha pengembangan ekonomi lokal masyarakat pesisir di Kabupaten Mempawah.

Merupakan salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Mempawah yang sangat konsisten dan massive dalam melaksanakan kegiatan pelestarian ekosistem mangrove pada kawasan pesisir di Kabupaten Mempawah. - Mempawah Mangrove Conservation (MMC)

Legalitas


Struktur Organisasi


Ketua : Raja Fajar Azansyah

Sekretaris : Rony Priyadi

Bendahara : Sap Pardiansyah

Koord. Bidang Perencanaan & Program : Hardiyansyah

Koord. Bidang Pendidikan Lingk. Hidup : Rudi Darmadi

Koord. Bidang Pengembangan Usaha : Suaidah

Akun Media Sosial


Kegiatan Organisasi


Mangrove Database

Merupakan kegiatan untuk menyusun data kawasan hutan mangrove yang ada pada wilayah pesisir Kabupaten Mempawah yang berbasis Geographic Information System (GIS). Selain sebagai informasi bagi masyarakat, diharapkan dengan adanya database ini akan memudahkan dalam pengambilan keputusan organisasi dan perencanaan kegiatan.

Mangrove Campaign

Kegiatan Kampanye Pelestarian Mangrove dilakukan dengan mengusung tema “Save Mangrove” dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat dan stakeholder pembangunan lainnya. Terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu kampanye online melalui media social, kampanye ke desa-desa pesisir dan masyarakatnya, serta kampanye pada generasi muda melalui pelaksanaan sekolah alam (pendidikan linkungan hidup) bagi siswa/siswi di sekolah-sekolah pada wilayah pesisir.

Mangrove Seedling

Adalah kegiatan pembibitan mangrove dalam rangka memperbanyak jumlah tanaman/bibit sehingga memudahkan untuk memperoleh bibit mangrove pada pelaksanaan kegiatan penanaman maupun sebagai usaha sampingan bagi masyarakat setempat dalam rangka pengembangan ekonomi lokal masyarakat pesisir.

Mangrove Planting

Merupakan kegiatan penanaman mangrove pada wilayah pesisir Kabupaten Mempawah dengan melibatkan masyarakat dan stakeholders pembangunan lainnya. Kegiatan ini juga dipadukan dengan kegiatan kampanye “save mangrove” sehingga gaung dari usaha konservasi ini dapat didengar oleh seluruh lapisan masyarakat dimanapun berada.

Mangrove Processing

Kegiatan ini merupakan usaha untuk memperoleh nilai tambah (value added) dari terjaganya kelestarian kawasan hutan mangrove dalam rangka pengembangan perekonomian lokal masyarakat pesisir di Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat terutama wanita (ibu-ibu) untuk menghasilkan produk olahan dari mangrove (dodol, sirup, dll) maupun hasil-hasil sampingan lainnya dari adanya kawasan hutan mangrove seperti kepiting, udang, madu, dll. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga hutan mangrove menjadi meningkat sekaligus memperkuat modal social masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian mangrove.

Mangrove EduEcoTourism

Kegiatan ini merupakan pilot project (proyek percontohan) bagi pengembangan suatu kawasan terpadu konservasi mangrove dengan mengusung konsep Environtment Education, Local Economic, Ecology dan Tourism. Diharapkan dengan adanya kawasan ini akan mempermudah dalam usaha mengkampanyekan pelestarian hutan mangrove, mendidik generasi muda melalui pengembangan pendidikan lingkungan hidup, locus dan objek penelitian akademis, sekaligus sebagai outlet pemasaran hasil-hasil olahan dari kawasan hutan mangrove dalam rangka pengembangan ekonomi lokal masyarakat pesisir di Kabupaten Mempawah.

Dokumentasi Kegiatan


Sebaran Lokasi Kegiatan Konservasi

TOP